Langkah Dalam Membangun Rumah

Rabu, 01 Juli 2015, Ditulis oleh  , Diterbitkan dalam Tips

 

Urutan langkah membangun rumah sebaiknya diketahui secara detail saat perencanaan pembangunan rumah. Berikut kami jabarkan secara garis besar mengenai langkah-langkah serta prosedur dalam membangun rumah.

1. Tentukan Desainnya

Desain rumah seperti apa yang dibutuhkan keluarga anda? Berapa jumlah keluarga anda? Bagaimana karakteristik keluarga besar anda? Apakah sering kumpul kumpul sehingga membutuhkan ruangan yang lapang? Bagaimana dengan jumlah kamar tidur, berapa yang anda butuhkan? Perlukah ruang tidur khusus tamu?

Pertanyaan pertanyaan diatas merupakan contoh, bahwa desain rumah tinggal bisa sangat personal dan unik. Unik atas dasar karakteristik setiap rumah tangga berbeda. Masing masing mempunyai kebutuhan, karakter dan image gaya yang dibawa oleh setiap bentuk desain rumah. Rumah yang “hommy” akan menyenangkan tidak hanya anggota keluarga bahkan juga para tamu yang sedang berkunjung.

Sebagai investasi property, jangan lupa bahwa rumah merupakan salah satu bentuk investasi baik untuk masa depan. Pasar rumah dapat mengapresiasi desain rumah yang baik dengan harga 5% – 15% lebih tinggi dari pada rumah kebanyakan. Sehingga bangun rumah mengunakan desain rumah yang bagus merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar. Desain rumah yang bagus bukan berarti akan membuat biaya bangun rumah anda menjadi lebih mahal dari rumah kebanyakan. Namun desain rumah yang bagus pastinya akan membuat penghuninya betah berada di rumah dibandingkan dengan desain rumah ala tukang biasa.

2. Tuangkan Dalam Kesepakatan

Segera setalah desain rumah ditentukan, kesepakatan antara pemilik dan kontraktor dapat dibuat. Kesepakatan tertulis dibuat sebagai landasan kerja sama dengan niat yang baik dan mengatur hak dan kwajiban masing masing pihak. Kesepakatan antara pemilik dan kontraktor sangat penting karena proses bangun rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dengan dituangkan kesepakatan bersama akan membuat masing masing pihak terlindungi secara lebih formal dan legal.

3. Ajukan Permohonan Ijin

Bersamaan dengan penuangan kesepakatan kerjasama, proses permohonan ijin kepada pihak tata kota dapat mulai diajukan.  Proses pengajuan ijin membangun bangunan (IMB) bisa memakan waktu yang sangat bervariasi. Bila lahan yang akan dibangun berada di daerah perumahan baru akan relatif lebih mudah proses keluarnya IMB. Hal sebaliknyapun dapat terjadi.

Surat ijin membangun yang akan diterima diperlukan dalam proses bangun rumah. Adapun membangun tanpa dilengkapi dengan IMB dapat berarti bangunan kita termasuk bangunan liar. Hal ini bisa saja dikenakan hukuman pensegelan oleh pihak tata kota.

4. Bangun Rumahnya

Langkah terakhir, kita dapat langsung membangun rumahnya. Pada prinsipnya menjaga proses bangun rumah ini dengan kualitas pengawasan mutu yang bagus dan proses pelaksanaan pembangunan yang singkat. Semua diupayakan agar para pemilik rumah dapat segera menempati rumah barunya.

 

Dibaca 2237 kali
Aritikel yang lain pada kategori ini : « Penyebab Cat Tembok Mengelupas Dan Solusinya